Manado, 26 Januari 2025 — Optimal Medikal Gemilang berkolaborasi dengan PAFI Sulawesi Utara menyelenggarakan webinar bertajuk “Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme di Era Kesehatan Digital” melalui platform Zoom pada Sabtu, 25 Januari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 300 peserta tenaga kefarmasian se-Indonesia, menandai kolaborasi perdana antarlembaga dalam upaya menjawab tantangan transformasi teknologi di sektor farmasi.
Sinergi untuk Penguatan SDM Kefarmasian
Webinar ini menjadi wadah diskusi strategis untuk meningkatkan kompetensi digital tenaga farmasi, sekaligus memperkuat pemahaman regulasi terkini. Direktur Optimal Medikal Gemilang, menyatakan, “Kolaborasi ini adalah langkah konkret untuk menyiapkan SDM kefarmasian yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan regulasi kesehatan. Harapannya, peserta dapat mengaplikasikan ilmu ini dalam praktik sehari-hari.”
Pembahasan Mendalam dari Lima Narasumber Berkompeten
Acara menghadirkan lima narasumber yang membahas topik multidisiplin:
- Prof. Dr. apt. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., Ph.D., FISQua (Kolegium Farmasi) menyoroti pentingnya pengembangan kompetensi digital, termasuk pemanfaatan artificial intelligence dan big data dalam manajemen farmasi.
- apt. Maryani Hadi, S.Farm., MKM (Konsil Kefarmasian) mengulas integrasi sistem informasi farmasi untuk mengurangi kesalahan resep dan meningkatkan akurasi layanan.
- Jadmiko, S.Si., M.Pharm (PAFI Jakarta) memaparkan perkembangan telepharmacy sebagai solusi perluasan akses layanan farmasi di daerah terpencil.
- apt. Gerald E. Rundengan, S.Si., MPH (IAI Sulawesi Utara) menjabarkan implementasi UU No. 17 Tahun 2023, khususnya dalam standarisasi pelayanan dan pengawasan distribusi obat.
- Rommy David Watuseke, S.Si., M.Si (PAFI Sulawesi Utara) menekankan strategi penguatan organisasi profesi melalui pemahaman regulasi dan etika praktik kefarmasian.
Antusiasme Peserta dan Komitmen Berkelanjutan
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang menampilkan pertanyaan kritis dari peserta, seperti tantangan adopsi teknologi di daerah infrastruktur terbatas. Menanggapi hal tersebut, Prof. Dyah menegaskan, “Transformasi digital tidak bisa dihindari, tetapi harus disertai pelatihan berjenjang dan pendampingan agar tidak ada pihak yang tertinggal.”
Sebagai tindak lanjut, Optimal Medikal Gemilang berencana akan melakukan kerjasama dalam bentuk memperluas jaringan kolaborasi dengan institusi pendidikan lainnya. “Ini baru awal. Kami berkomitmen untuk terus mendorong inovasi di bidang kefarmasian,” tambah Direktur. (Jurnalis OMG Official)


